Kepeloporan Syiah dalam Mengarang Buku Ilmu Thabaqat

0
96

Dapat dipastikan bahwa orang pertama yang mengarang kitab di bidang Thabaqat (ilmu tentang generasi dan kelas para perawi hadis) adalah Abu Abdillah Muhammad bin Umar Waqidi yang lahir pada tahun 103 H. Usianya mencapai 78 tahun.

Dalam Al-Fehrest, Ibnu Nadim memberikan kesaksian tegas atas karangan Al-Waqidi di bidang ini, tepatnya di pasal keempat dari bab kedelapan sebagaimana akan datang uraian rincinya.

Ada pula Ibnu Ju’abi Al-Qadhi Abu Bakar Amr bin Muhammad bin Salam bin Barra’. Ia masyhur dengan nama nasabnya, yaitu Ibnu Ju’abi. Ibnu Ju’abi menulis Kitab Al-Syi’ah min Ashab Al-Hadits wa Thabaqatihim dengan ukurannya yang besar dan tebal.

Ibnu Ju’abi juga menulis kitab Al-Mawali wa Al-Asyraf wa Thabaqatuhum, Man Rawa Al-Hadits min Bani Hasyim wa Mawalihim, Akhbar Ali bin Abi Thalib, dan kitab Akhbar Baghdad wa Thabaqatuhum wa Ashab Al-Hadits.

Ibnu Nadim mengatakan dalam Al-Fihrist, “Ibnu Ju’abi adalah seorang ulama terhormat Syiah. Ia telah menjumpai penguasa masa itu, yaitu Saifuddaulah, dan mendekatinya hingga menjadi orang khususnya.”

Sejumlah ulama besar Syiah juga telah meriwayatkan hadis dari Ibnu Ju’abi seperti: Syekh Mufid. Ibnu Ju’abi wafat pada abad keempat, tepatnya pada tahun 355 H.

Ulama Syiah lain yang mengarang kitab di bidang ilmu Thabaqat adalah Syekh Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Khalid Barqi, penulis Al-Mahasin. Ia mengarang Kitab Al-Thabaqat, Kitab Al-Tarikh, Kitab Al-Rijal. Abu Ja’far Barqi wafat pada tahun 274 H., dikatakan pula pada tahun 280 H. [RED]

Sumber: Hasan Al-Shadr, Al-Syi’ah wa Funun Al-Islam, Qom, 2007.

(Visited 28 times, 1 visits today)
Baca juga :   Argumen Rasional atas Kehujjahan Sunnah Nabi SAW

Leave a reply