Kebiasaan apa yang Anda Lakukan setelah Salat; Langsung Pergi atau Berzikir?

0
316

STUDISYIAH.COM–Apa yang biasa Anda lakukan setiap selesai salat Subuh, Zuhur dan salat fardu lainnya? Apakah langsung berdiri dan pergi?

Filosof Faqih, Ayatullah Muhammad Taqi Misbah Yazdi, mengatakan orang yang selepas salat tidak kuat barang sejenak duduk berzikir sungguh tak punya adab di hadapan Allah, seperti tamu yang begitu saja pergi tanpa pamit meninggalkan tuan rumah, sedangkan Allah adalah Tuhan rumah keberadaan. Di akhir surah Al-Syarh, ada perintah:

Maka, apabila engkau telah selesai, tetaplah berusaha. Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

Dalam tafsir atas dua ayat ini, riwayat menyebutkan bahwa setelah menuntaskan salat, bacalah doa-doa, hadapkan hati dan pikiran kepada Allah, sampaikan keinginan dan kebutuhan kepada-Nya, dan jangan pernah putus asa. Membaca doa dan zikir selepas salat biasa juga disebut dengan ta’qib, yakni lanjutan dan tambahan.

Ayatullah Agung Behjat pernah diminta untuk menunjukkan pekerjaan terbaik apa yang dilakukan setelah salat Subuh dan salat fardu lainnya. Ia menjawab:

“Semua ta’qib yang terdapat dalam buku-buku doa yang terkenal dan muktabar itu ada yang umum dan ada yang khusus [untuk masing-masing salat], ada yang singkat dan ada pula yang panjang, tinggal disesuaikan saja dengan kondisi dan waktu luang musalli (pelaku salat). Tapi, afdalnya adalah ta’qib yang terdapat dalam riwayat yang sahih, berikutnya barulah membaca bacaan-bacaan dengan mengharap pahala Ilahi. Bacalah ta’qib yang sahih dengan sepenuh hati dan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan khusus musalli” (Beh Suye Mahbub, hal. 63).

Ya, jika tidak punya waktu cukup dan ada pekerjaan yang mendesak, minimal sempatkan barang 3 menit, sekali lagi, 3 (tiga) menit saja untuk membaca 8 amalan ini:

  • Membaca salawat 3 kali
  • Membaca tasbihat Zahra (Allahu Akbar 34 kali, Al-Hamdu Lillah 33 kali, Subhanallah 33 kali)
  • Membaca Surah Al-Fatihah 1 kali
  • Membaca Ayat Kursi 1 kali
  • Membaca doa selamat untuk Imam Zaman (Allahumma kun li waliyyikal Hujjatibnil Hasan ….)
  • Membaca doa, “Ya Allah, ya Rohmanu, ya Rohimu, tsabbit qolbi ‘ala dinik, 3 kali.
  • Sujud syukur dengan membaca, syukron lillah, 3 kali.
  • Bersalam kepada Imam Husein a.s., assalamu ‘alaika ya Aba Abdillah! 1 kali.
Baca juga :   Dua Macam Hukum: Tetap dan Tak-Tetap

Silakan dicoba saja, semua amalan di atas ini sebetulnya hanya mengambil 2 menit dari waktu Anda.

Adapun detail ta’qib salat dapat diklik di ta’qib umum dan ta’qib khusus.

(Visited 285 times, 1 visits today)

Leave a reply