usul kafi -ficUshūl al-Kāfī termasuk kitab riwayat dan hadis Syi’ah pertama dan paling penting yang ditulis pada abad ke-3 Hijriah. Kitab yang ditulis oleh Abu Jakfar Muhammad bin Ya’qub al-Kulaini (w. 329 H) ini terdiri atas delapan jilid; dua jilid di antaranya membicarakan masalah-masalah akidah dan akhlak sehingga kemudian disebut dengan Ushūl, sementara lima jilid lainnya membahas masalah cabang-cabang fikih sehingga dikenal dengan sebutan Furū’ al-Kāfī, adapun satu jilid lainnya berisi tentang himpunan riwayat-riwayat di pelbagai bidang, seperti tafsir ayat-ayat al-Qur’an, nasihat, dan tausiyah. Kemudian, karena laksana kebun yang memancarkan aroma makrifat Ahlulbait, kitab ini lantas terkenal dengan sebutan Rawdhah al-Kāfī. Kitab al-Kāfī memuat 36 pasal dan 326 bab.

Terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah riwayat al-Kāfī. Sebagian besar kalangan menyebutkan bahwa jumlah riwayat al-Kāfī terhitung 16.199, tetapi sebagian yang lain meyakini 15.503 atau 15.328. Dr. Husain Ali Mahfud, dalam mukadimah al-Kāfī, menghitung hadis al-Kāfī mencapai 15.176 riwayat. Sementara Allamah Majlisi dalam kitab Mir’at al-‘Uqūl mengklaim bahwa al- Kāfī memiliki 16.121 hadis. Menurut Dr. Ali Nasiri, setelah melakukan penghitungan dan merujuk pada cetakan Beirut serta tahqiq Almarhum Muhammad Mahdi Syamsuddin, disimpulkan bahwa jumlah riwayat al-Kāfī ialah 15.355 hadis.

Al-Kulaini menyusun kitab ini selama 20 tahun. Tak heran jika koleksi hadis dalam kitab ini ternilai komprehensif dan dalam penyusunannya sistematis. Hadis-hadis yang dikumpulkan oleh al-Kulaini adalah dengan tolok ukur tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan harus sesuai dengan ijma’ (konsensus). Ketika tidak ada pegangan untuk mengutamakan satu riwayat atas riwayat lainnya, maka yang dia pilih di antara dua riwayat yang bertentangan adalah riwayat yang menurut pendapat dia sendiri lebih dekat dengan kesahihan. Cara ini dia lakukan sesuai kaidah “Ambillah yang mana pun sejauh kemampuan untuk berpasrah diri (kepada Allah).”

Baca juga :   Tajrīd Al-I‘tiqād: Pemurnian Keyakinan
(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*