buku al-kafiTujuan ilmu Hadis Dirayah adalah mengetahui istilah-istilah yang dengannya kita dapat mengetahui kebenaran dan kepalsuan sebuah Hadis. Menurut Syahid Tsani‏‎‎, tujuan ilmu Hadis Dirayah ialah mengetahui Hadis yang dapat diterima untuk kemudian diamalkan, dan mengetahui hadis yang ditolak untuk kemudian dihindari (tidak diamalkan).

Dengan demikian, tujuan pokok ilmu Hadis Dirayah bukan sebatas mengenal istilah-istilah dalam ilmu Hadis, melainkan mengetahui dan membedakan mana hadis-hadis yang bisa diterima dan mana hadis-hadis yang tidak bisa diterima.

Sayyid Hasan Shadr menjelaskan bahwa manfaat ilmu Hadis Dirayah adalah mengetahui Hadis yang bisa diterima dan hadis yang harus ditolak; yang pertama kita amalkan sedangkan yang kedua kita jauhi. Selain itu, ilmu Hadis Dirayah memiliki banyak manfaat dan kegunaan dalam ilmu-ilmu keislaman lainnya, khususnya dalam fikih.

Sumber:

  • Miqbās al-Hidāyah‎‎‎‏‎‎‏‎, al-Madkhal (bagian pengantar) jilid pertama karya Allamah Mamaqani.
  • Nihāyat al-Dirāyah‎‎‎‏‎‎‏‎‎‎‏‎, bagian Mukaddimah, karya Sayyid Hasan Shadr.
  • Ushūl al-Hadīts wa Ahkāmuhu‎‎‎‏‎‎‏‎ karya Ja’far Subhani‏‎.
  • Dikutip dari Ilmu Dirayah Hadis karya Sayyid Ridha Muaddab, penerbit Sadra Press, 2015.
(Visited 40 times, 1 visits today)
Baca juga :   Generasi Tokoh Hadis dan Penyusun Kitab Induk Hadis

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*