Fikih

Puasa Musafir

Puasa Musafir

Musafir adalah orang bepergian yang, selain harus meng-qashr (meringkas) salat empat rakaatnya menjadi dua rakaat, juga tidak boleh berpuasa, akan tetapi dia harus mengerjakan puasa qadha. Adapun musafir yang harus mengerjakan salat empat rakaatnya secara tamam (sempurna), seperti musafir yang pekerjaannya adalah bepergian, maka dia[Selengkapnya…]

by Juni 29, 2015 0 comments Fikih
Puasa Qadha dan Kafarah Puasa

Puasa Qadha dan Kafarah Puasa

Puasa Qadha Jika seseorang tidak berpuasa pada waktunya, maka dia harus berpuasa pada hari lain sebagai gantinya. Oleh karena itu, puasa yang dikerjakan setelah habis waktunya disebut dengan puasa qadha. Kafarah Puasa Kafarah adalah sanksi yang ditetapkan karena membatalkan puasa, yaitu: a) Membebaskan seorang budak.[Selengkapnya…]

by Juni 24, 2015 0 comments Fikih
Sejarah Ilmu Fikih dan Fukaha Syiah

Sejarah Ilmu Fikih dan Fukaha Syiah

Pada masa kenabian, proses ijtihad merupakan realitas yang sudah dilakukan oleh sejumlah sahabat, namun umat Islam pada masa itu sedapat mungkin merujuk kepada Nabi SAW untuk memperoleh keterangan agama tentang kasus kehidupan mereka. Pola hidup ini terus berlangsung pada masa imamah hingga era Kegaiban Besar[Selengkapnya…]

by Juni 23, 2015 0 comments Fikih
Hukum Puasa (2): Yang Membatalkan Puasa

Hukum Puasa (2): Yang Membatalkan Puasa

Pelaku puasa dari azan Subuh sampai Maghrib harus menghindari hal-hal yang bisa membatalkan salat, antara lain: 1. Makan dan minum. 2. Memasukkan debu tebal sampai ke tenggorokan. 3. Merendam seluruh kepala ke dalam air. 4. Muntah. 5. Berhubungan seks. 6. Istimna’ (masturbasi). 7. Membiarkan diri[Selengkapnya…]

by Juni 22, 2015 0 comments Fikih
Hukum-hukum Puasa (1)

Hukum-hukum Puasa (1)

Satu dari sekian kewajiban dan ritual tahunan dalam Islam untuk membina jiwa seseorang adalah puasa. Puasa ialah meninggalkan hal-hal—yang akan tiba penjelasannya—dari azan Subuh sampai Maghrib untuk menaati perintah Allah. Untuk mengenal hukum-hukum puasa, pertama-tama kita harus mengenal macam-macamnya. Macam-macam Puasa Ada empat macam puasa:[Selengkapnya…]

by Juni 22, 2015 0 comments Fikih
Falsafah Zakat

Falsafah Zakat

Menimbang fakta bahwa Islam tidaklah muncul dalam bentuk sebuah perguruan yang hanya mengelola aspek-aspek akhlak, akidah ataupun filsafat, akan tetapi Islam telah menapakkan kakinya sebagai sebuah “agama yang sempurna” di mana di dalamnya telah terantisipasi seluruh kebutuhan material dan spiritual manusia. Islam telah ada sejak[Selengkapnya…]

by Juni 19, 2015 0 comments Fikih
Awal Sejarah Ilmu Fikih dalam Islam

Awal Sejarah Ilmu Fikih dalam Islam

Salah satu ilmu terpenting dalam Islam ialah Fikih, yaitu ilmu penggalian dan penyimpulan hukum dari sumber-sumbernya: Al-Quran, Sunnah, ijmak dan akal. Ilmu Fikih adalah sebuah ilmu teoretis, berbeda dengan ilmu hadis yang semata-mata naratif dan hafalan. Sejak abad pertama, kaum Muslimin telah melakukan ijtihad. Dalam[Selengkapnya…]

by Juni 17, 2015 0 comments Fikih
Filsafat dan Hikmah Puasa

Filsafat dan Hikmah Puasa

Puasa bagi diri manusia memiliki berbagai dimensi yang begitu banyak, baik dari sisi materi maupun maknawi (spiritual), dan yang paling penting dari semua dimensi yang ada adalah dimensi etika dan filsafat edukasinya. Beberapa manfaat penting yang ada dalam puasa adalah melembutkan jiwa, menguatkan kehendak yang[Selengkapnya…]

by Juni 15, 2015 0 comments Fikih
Hukum-hukum Puasa Kada Bagi Ayah dan Ibu

Hukum-hukum Puasa Kada Bagi Ayah dan Ibu

Bila ayah dan—berdasarkan ihtiyath wajib—ibu tidak melakukan puasa karena halangan selain safar atau sebelumnya mampu mengkada tetapi belum mengkadanya, maka setelah mereka berdua wafat, wajib atas putra tertua untuk mengkada puasa-puasa yang mereka tinggalkan tersebut, baik dia sendiri yang melakukan puasa-puasa tersebut ataupun dengan menyewa[Selengkapnya…]

by Juni 13, 2015 0 comments Fikih
Hukum-hukum Puasa Musafir

Hukum-hukum Puasa Musafir

Seseorang yang melakukan perjalanan pada bulan Ramadan, pada setiap perjalanan yang menyebabkan salat menjadi qasar, maka tidak ada kebolehan baginya untuk melakukan puasa, dan pada tempat di mana dia harus melakukan salatnya empat rakaat (secara utuh), seperti musafir yang berniat untuk tinggal di suatu tempat[Selengkapnya…]

by Juni 13, 2015 0 comments Fikih